Thursday, March 30, 2017

Setelah Menikah

Halo! Di postingan sebelumnya aku cerita tentang kehidupan setelah sarjana sampai menikah. Nah, berikut ini lanjutan kisahnya, kehidupan setelah menikah.

Setelah menikah, pastinya banyak yang berubah dari keseharianku walaupun tidak drastis. Mungkin karena aku dan suami memutuskan untuk masih tinggal bersama orangtua. Kenapa masih tinggal bersama orangtua? Kenapa bukan aku yang ikut suami, tapi malah suami yang ikut aku? Tentunya ada beberapa pertimbangan. Pertama, karena aku bekerja di rumah orangtua (sudah diceritakan sebelumnya) dan suami sangat mendukung pekerjaan itu. Kedua, karena aku melanjutkan kuliah dan dengan tinggal di sini kami rasa strategis untuk ke kampus. Lalu bagaimana dengan suamiku yang harus menempuh 60km untuk bekerja? Dengan tinggal sementara di sini, karena lokasinya strategis, jadi akses untuk ke kantornya mudah walaupun jaraknya jauh. Waktu tempuhnya pun masih realistis. Pertimbangan ketiga, karena kita tergolong memulai rumah tangga di usia yang terbilang cukup muda, jadi yang namanya "mulai dari nol" itu ya benar terjadi. Belum punya rumah sendiri. Tadinya sempat terpikir untuk hidup mandiri, kontrak. Sepertinya asik, bisa belajar ngurus rumah, masak-masak, dan dunia milik berdua. Namun, dari saran orang-orang yang telah berpengalaman dan dari orangtua kami, akhirnya kami menanggalkan keinginan itu dulu.

Banyak yang bilang tinggal bersama orangtua itu banyakan tidak enaknya. Tapi kami akhirnya tetap mencoba. Aku tidak pernah memaksa suami, jika suami tidak betah, maka akupun siap untuk pindah sewaktu-waktu. Namun ternyata, kami nyaman tinggal bersama orangtua untuk sementara waktu (pastinya tetap ada keinginan untuk punya rumah sendiri nantinya). Di sini, kami mendapatkan banyak privasi. Lebih seperti tetangga daripada serumah. Apalagi suasana rumah cukup sepi.

Walaupun tinggal di tempat yang sama seperti sebelum menikah, ternyata tetap ada perubahan-perubahan. Pagi-pagi ada kewajiban menyiapkan bekal dan pakaian untuk suami. Tapi tidak pernah repot, karena suami ini pemilih kalau soal makanan pagi, dan makanan yang dia suka sangat tidak merepotkan. Malam-malam makan berdua, nonton tv berdua, atau sekedar tidur-tiduran sambil ngobrol. Tidur pun jadi selalu ada temannya. Sejak menikah sampai sekarang, belum pernah sekalipun tidak tidur bersama suami. Mungkin kalau suami ada tugas ke luar kota nanti aku bakalan mellow banget kali ya, soalnya udah terbiasa bersama. Kalau weekend, kadang jadi lomba tidur untuk kita. Siapa yang bangun paling siang hahaha. Tapi kalau lagi produktif, kita jalan pagi dan jajan-jajan. Siangnya pergi, entah itu belanja, cari hiburan, ke rumah mertua, arisan, kondangan, dll. Sekarang weekend ku selalu banyak acara. Udah nggak pernah lagi bosan-bosan tiap weekend. Kadang kalau lagi pingin, ya di rumah aja seharian nonton film, santai-santai, main game, delivery makanan, pokoknya home date hehe.

Oh ya, yang berubah lagi semenjak menikah adalah kesibukan tambahanku yang memutuskan untuk kuliah lagi. Setiap Senin sampai Rabu, aku rutin ke Rawamangun untuk kuliah. Asiknya, bisa bertemu banyak teman baru dan merasakan pengalaman belajar baru. Walaupun tugasnya banyak banget. Tugas tugas itu tidak bisa dikerjakan sore dan malam hari, karena itu waktunya bekerja. Juga tidak bisa dikerjakan saat weekend, karena banyaknya kesibukan weekend dengan suami. Karenanya, harus curi-curi waktu. Inilah yang membedakan kuliah sesudah menikah dan sebelum menikah dulu. Tiga bulan pertama menikah, rutin sakit setiap bulan. Bahkan sempat dirawat di rumah sakit. Karena mungkin badan ini belum terbiasa dengan kesibukan seperti itu. Suami sempat bertanya "kuliahnya capek ya? Apa mau berhenti aja?" tapi aku tetap mau lanjut. Akhirnya, beberapa aktivitas mulai dikurangi. Aku tidak lagi fokus berjualan online, karena butuh waktu juga untuk bungkus-bungkus dan kirim. Selain itu juga mengurangi jam bekerja dan digantikan oranglain. Alhamdulillah, akhirnya bisa sehat lagi. Dan Alhamdulillah dapat titipan dari Allah SWT di dalam rahimku.

Itu hanya dari segi rutinitas. Banyak yang bertanya "gimana nikah? Enak nggak?". Kalau yang aku rasakan, enak banget. Tadinya banyak ragu, karena kalau nikah kok kesannya bakal jadi terkekang, ansos dari pertemanan karena jarang bisa kumpul, belum lagi cerita tentang suami yang suka nuntut ini itu dan cerita tentang mertua galak. Juga ada yang bilang "5 tahun pertama itu cobaan banget loh dalam pernikahan. Soalnya kan kita baru tau buruk2nya pasangan". Tapi yang aku rasakan nggak seperti itu. Aku dibebaskan mengaktualisasi diri, selama itu hal yang positif. Aku tetap bisa kumpul bersama teman-teman. Suami tidak menuntut ini itu, malah banyak membantu. Mertua super baik, gak bawel, bikin betah dan jadi sering main ke rumah mertua. Kalau weekend selalu ada yang menemani, kalau mimpi buruk selalu ada yang menenangkan, kalau galau dan lelah di malam hari selalu ada yang peluk, kalau memulai hari ada yang semangatin dengan pelukan dan kecupan, bisa bebas jalan-jalan ke luar kota, bertualang berdua, dll. Kalau soal baru tau tentang buruk-buruknya pasangan, kayaknya nggak juga. Aaaa pokoknya sangat-sangat bersyukur.

Tapi selain itu, yang namanya dua pribadi yang disatukan, pasti ada perbedaan-perbedaan. Jadi harus belajar untuk menerima perbedaan, belajar sabar, belajar untuk tidak egois. Contohnya kalau di aku, harus nego masalah AC karena yang satu mau adem, yang satu lagi gampang masuk angin. Tentang finansial juga, yang satu suka ngitung-ngitung, yang satu lagi tidak sedetail itu. Yang satu males makan, satunya lagi gak bisa berhenti ngunyah. Yang satu apal jalan, yang satunya bedain kanan kiri aja susah. Yang satu selalu inget naruh barang dimana, satunya lagi pelupa. Dan banyak lagi :D

Tapi kesimpulannya: aku bersyukur tidak menunda menikah ketika ada kesempatan. Dan ternyata semua ragu yang pernah muncul karena cerita-cerita orang, sekarang hilang tak berbekas.

2 comments:

  1. http://mybloggeroperaqq.blogspot.com/2018/01/pria-benci-saat-wanita-lakukan-7-hal.html

    http://mybloggeroperaqq.blogspot.com/2018/01/lowongan-kerja-di-amerika-awak.html

    http://mybloggeroperaqq.blogspot.com/2018/01/mohamed-salah-tutup-peluang-pindah-ke.html

    ♥ ♠ ♦ ♣ OPERAQQ.INFO ♥ ♠ ♦ ♣
    Kami Hadirkan Permainan Baru 100% FAIR PLAY Dari OperaQQ.org :) 1 ID Untuk 7 Games :
    - Domino99
    - BandarQ
    - Poker
    - AduQ
    - Capsa Susun
    - Bandar Poker
    - Sakong Online
    Nikmati Bonus-Bonus Menarik Yang Bisa Anda Dapatkan Di Situs Kami OperaQQ.info Situs Resmi, Aman Dan Terpercaya ^^ Keunggulan OperaQQ.org :
    - Tingkat Persentase Kemenangan Yang Besar
    - Kartu Anda Akan Lebih Bagus
    - Bonus TurnOver Atau Cashback 0.3% Di Bagikan Setiap 5 Hari
    - Bonus Referral Dan Extra Refferal Seumur Hidup
    - Minimal Deposit & Withdraw Hanya 20.000,-
    - Tidak Ada Batas Untuk Melakukan Withdraw/Penarikan Dana
    - Pelayanan Yang Ramah Dan Memuaskan
    - Dengan Server Poker-V Yang Besar Beserta Ribuan pemain Di Seluruh Indonesia,
    - Operaqq.net Pasti Selalu Ramai Selama 24 Jam Setiap Harinya.
    - Permainan Menyenangkan Dengan Dilayani Oleh CS cantik, Sopan, Dan Ramah.
    Fasilitas BANK yang di sediakan :
    - BCA
    - Mandiri
    - BNI
    - BRI
    - Danamon
    Tunggu Apa Lagi Guyss..
    Let's Join With Us At Operaqq.net ^^
    Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami :
    - BBM :D60ED5D7
    - WHATSAPP :+855 964 93 0279
    - LINE : operaqq
    Link Alternatif :
    - www.operaqq.com
    - www.operaqq.info
    - www.operaqq.org
    NB : untuk login android / iphone tidak menggunakan www lagi boss ^_^

    ReplyDelete